Tayangan serial animasi atau yang biasa disebut kartun, telah menjadi bagian dari sarana hiburan di Indonesia dan mendarah daging semenjak berjayanya era Orde Baru. Berbagai judul animasi buatan Amerika dan Jepang, sempat memenuhi katalog hiburan berjenis visual itu di Tanah Air.
Judul-judul kartun yang pernah populer di Indonesia, tak lepas dari berbagai hasil produksi beberapa studio animasi terkemuka di dunia, seperti Walt Disney, Warner Bross, Nickelodeon, Nippon Animation, Tatsunoko, hingga Tezuka Productions.
Kala itu, anak-anak era 1990an masih bisa menikmati sajian kartun yang ditayangkan di beberapa stasiun televisi tanpa harus membuat orangtua cemas, karena memang pendidikan moral di masa itu cukup kuat, sehingga tak mungkin anak-anak meniru hal-hal yang melanggar norma dan aturan di dalam sebuah kartun.
Namun belakangan ini, pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berpandangan lain. Beberapa judul kartun yang telah mewarnai masa anak-anak kelahiran pertengahan 1980 hingga awal 1990an, dianggap masuk ke dalam kategori berbahaya dan merekomendasikan penyelenggara siaran menghentikan tayangannya.
Memang jika disimak secara mendalam, pendapat tersebut ada benarnya, mengingat adegan yang menyerempet kekerasan mewarnai beberapa episode yang ditayangkan. Meskipun, kini sudah ramai dan sering dibicarakan, tak ada salahnya kita menilik kembali lima judul kartun mancanegara yang mendapat lampu merah dari KPI beserta alasannya.
Judul-judul kartun yang pernah populer di Indonesia, tak lepas dari berbagai hasil produksi beberapa studio animasi terkemuka di dunia, seperti Walt Disney, Warner Bross, Nickelodeon, Nippon Animation, Tatsunoko, hingga Tezuka Productions.
Kala itu, anak-anak era 1990an masih bisa menikmati sajian kartun yang ditayangkan di beberapa stasiun televisi tanpa harus membuat orangtua cemas, karena memang pendidikan moral di masa itu cukup kuat, sehingga tak mungkin anak-anak meniru hal-hal yang melanggar norma dan aturan di dalam sebuah kartun.
Namun belakangan ini, pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berpandangan lain. Beberapa judul kartun yang telah mewarnai masa anak-anak kelahiran pertengahan 1980 hingga awal 1990an, dianggap masuk ke dalam kategori berbahaya dan merekomendasikan penyelenggara siaran menghentikan tayangannya.
Memang jika disimak secara mendalam, pendapat tersebut ada benarnya, mengingat adegan yang menyerempet kekerasan mewarnai beberapa episode yang ditayangkan. Meskipun, kini sudah ramai dan sering dibicarakan, tak ada salahnya kita menilik kembali lima judul kartun mancanegara yang mendapat lampu merah dari KPI beserta alasannya.
1.Choota Bheem/Bima Sakti
2.Crayon Shin-Can
3.Tom & Jerry
4.Spongebob Squarepants
5.Little Krishna